السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
واشهد أن محمدا عبده ورسوله
الحمد لله حمدا كثيرا طيبا
مباركا فيه
اللهم صل على محمد وعلى آل
محمد
بسم الله الرحمن الرحيم
![]() |
| KOREAN-POP |
![]() |
| Terkenalnya K-pop di Penjuru Dunia |
BERKEMBANGNYA DAN
TERKENALNYA K-POP SERTA PANDANGAN DALAM ISLAM, inilah
Tema yang di angkat pada kesempatan Dakwah Media Sosial Tulis kali ini. Negara
Korea termasuk Benua Asia bagian Timur, berdirinya seni musik K-pop yaitu dari
Negara Korea hingga sekarang ini K-pop telah berkembang dan terkenal sampai ke
Penjuru Dunia, termasuk di Indonesia K-pop pun sangat terkenal dan sangat di
segani khususnya di kalangan para Pemuda. K-pop bahkan termasuk yang paling
populer di masa kini dalam Dunia Musik, bahkan para artis K-pop yang berasal
dari negaranya, yaitu Korea memiliki kelebihan Fisik yang mana bisa menarik
perhatian para Fans (Penggemar)nya, dan memunculkan Sifat Simpati
(Ketertarikan) bagi yang tergiur olehnya, bahkan yang di khawatirkan adalah
muncul Sifat Identifikasi (untuk menjadi sama) di kalangan para pemuda atau
para Fans beratnya, inilah yang di khawatirkan jika terlalu berlebihan dalam
Fans (Menggemari) sesuatu dari seseorang ataupun dalam Dunia Musik (para artis
lainnya), yang mana berawal dari Rasa Simpati lalu Sugesti (Pengaruh) dan yang
paling di khawatirkan adalah muncul Sifat Identifikasi yang mana dirinya ingin menjadi
orang tersebut yang sangat ia segani dan sangat tertarik olehnya dan merubah
total baik itu secara Fisik maupun Sifat dalam kehidupannya di karenakan munculnya
Sifat-sifat yang terlalu berlebihan tersebut yang berawal dari Fans bahkan Fans
berat. Begitulah K-pop Dunia Musik yang di samping itu artis-artis tersebut
memiliki kelebihan dalam Fisik yang dapat menarik Rasa Simpati (Ketertarikan)
bagi Fans-fans nya, dan yang termasuk paling populer dalam Dunia Musik masa
kini, dan bahkan yang paling di gemari oleh kalangan para Pemuda, khususnya di
Indonesia ini.
Lalu bagaimanakah Islam memandangnya dan Mengidolakan (Fans) kepada Non-Muslim ?
Inilah Islam, Agama
yang sempurna dengan Hukum-Hukum yang telah ditetapkan oleh Syari`at (Hukum
Islam) yang Sempurna, menjadi Pedoman dan Pegangan dalam hidup kepada
pemeluknya dan kepada semua Manusia, yaitu sesuai dengan petunjuk Al-Quran dan
Al-Hadits (Sunnah-Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi wasallam). Dan Islam
telah menetapkan pula Muamalat (Hubungan Sosial), yang kesemuanya dalam Islam
hanyalah Keadilan dan Kebaikan Semata karena mencari Ridha Allah apa yang telah
di tetapkan-Nya maupun oleh Rasul-Nya agar selalu dalam Ketakwaan
(perintah-perintah Allah) maupun Rasul-Nya. Dan Islam hanyalah menyeru
perbuatan baik dan apa yang dikerjakan oleh seorang yang berbuat demikian maka
ia akan melihat Balasannya (Pahalanya), dan Islam melarang perbuatan Dzhalim
(Aniaya) yang perbuatan tersebut dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang
lain. Dan segala apa yang di Perintahkan maupun yang di Larang dalam Islam
(Hukum/Ketetapan Islam) maka janganlah Berburuk Sangka, setiap perbuatan akan
di balas setimpal dan adapun kebaikan maka orang-orang yang berbuat baik serta
Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka akan mendapat Pahala yang tiada
Putus-Putusnya, dan adapun yang di Larang oleh Agama (Syari`at Islam) maka bagi
yang melanggar dan mengerjakannya akan membawa Mudhorot (Bahaya) bagi dirinya
yang melakukan apa yang telah di Larangnya dalam Agama (Syari`at), dan
perbuatan Dzhalim (Aniaya) yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,
yaitu perbuatan Dosa. Inilah kesempurnaan dan Hikmah di balik Islam, maka
sungguh Beruntunglah Orang-orang Islam (Muslim) yang selalu Bertakwa
(mengerjakan segala Perintah dan meninggalkan segala Larangan Allah) dan
Mentaati pula perintah Rasul-Nya (yaitu perintah dari Nabi Muhammad Shallallahu
`alaihi wasallam), dan tempat kembali di Akhirat (kehidupan setelah mati lalu
akan di bangkitkan pada hari kiamat oleh Allah) yang kekal (selamanya abadi)
yaitu bagi orang-orang yang selalu Bertakwa adalah Jannatun Na`im (Surga yang
penuh dengan Kenikmatan), sedangkan orang-orang yang selalu Ingkar (tidak
patuh) terhadap Perintah Allah lagi mereka yang selalu berbuat Dosa maka tempat
kembalinya di Akhirat adalah Neraka yang Apinya Bergejolak yang mana membakar
dan menyiksa para penghuninya, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali bagi
orang-orang yang Ingkar terhadap pPerintah-perintah Allah yang dahulu (di
Dunia) ia selalu berbuat Dosa hingga kematian menjemputnya, Na`udzubillah (kita
berlindung dari perbuatan lalai seperti itu).
Meskipun K-pop sudah
sangat Terkenal dan Terpopuler hingga Dunia dan termasuk Indonesia, bahkan Fans
nya pun tidak sedikit terutama dalam kalangan Pemuda.
Maka
Islam pun juga Berpandangan (Berketetapan Hukum) Bahwa, Tidak selayaknya bagi
di antara Kaum Muslimin dan Muslimat terutama dalam kalangan Pemuda (Para
Remaja) Muslim Khusus nya untuk Mencintai atau Menggemari (Fans) sesuatu
Melebihi Cintanya daripada Allah dan Rasul-Nya. Dengan kata lain, memang tidak sepantasnya bagi
Muslimin untuk menjadi Penggemar berat atau Mencintai Sesuatu akan tetapi
sampai Melebihi Cintanya tersebut daripada Allah dan Rasul-Nya, padahal Allah
sebagai Pencipta Manusia dan Dia pulalah yang menyempurnakan-Nya dari
Ciptaan-Nya, dan Mencintai pula Kekasih-Nya, yaitu Rasulullah Muhammad
Shallallahu `alaihi wasallam, Beliaulah menjadi Manusia pilihan Allah, yakni
Nabi dan Rasul terakhir, juga di samping itu Beliau Shallallahu `alaihi wasallam
juga menerima Perintah dari Allah mempunyai Tugas untuk Berdakwah kepada Umat
Manusia di akhir zaman ini, yaitu menyeru kepada Agama Tauhid, yaitu Islam. Mulai dari Rintangan, celaan dari orang-orang yang
memusuhi Beliau Shallallahu `alaihi wasallam, sampai sesusah payahnya hingga
akhirnya dengan izin Allah Ta`ala akhirnya Berhasil Tugas Beliau Shallallahu
`alaihi wasallam untuk mendakwahkan mengajak kepada Agama Allah yang lurus ini
(Islam) hingga sampai sekarang ini Berkembang pesat di segala Penjuru Dunia,
sebagai Agama Rahmatan lil`alamin dan Keselamatan bagi Seluruh Manusia khususnya yang memeluknya (Muslim).
Jadi, jika di
pikirkan tidak ada Gunanya untuk mencintai dan berharap sesuatu kepada selain Allah atau bahkan melebihi daripada Allah dan Rasul-Nya yang Mulia.
Sesungguhnya jika di
pikir secara akal sehat, maka sesungguhnya Kehidupan Dunia ini hanyalah
Permainan dan Senda Gurau belaka, Dunia ini hanyalah Sementara dan yang ada di
dalamnya Bersifat sementara pula yang akan musnah dan Semua Makhluk yang
Bernyawa pun akan Mati Pula, akan tetapi Allah Tuhan semesta alam Berdiri
sendiri dan Dia-lah yang Awal dan Akhir (Kekal), dan hanya kepada Allah Ta`ala
semua urusan maupun Makhluk akan kembali kepada-Nya pada Hari Akhir nanti.
Seperti Firman Allah Subhanahu wata`ala di dalam Al-Quran, Surah: Al-Hadid
(57), Ayat 20;
ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٌ۬ وَلَهۡوٌ۬ وَزِينَةٌ۬
وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ۬ فِى ٱلۡأَمۡوَٲلِ وَٱلۡأَوۡلَـٰدِۖ
”Ketahuilah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, senda
gurau yang melalaikan, perhiasan, saling berbangga diri diantara kalian dan
saling berlomba untuk memperbanyak harta dan anak.” (QS. Al-Hadid: 20)
Dan di Ayat yang lain, Allah juga Berfirman;
وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا لَعِبٌ۬ وَلَهۡوٌ۬ۖ وَلَلدَّارُ ٱلۡأَخِرَةُ خَيۡرٌ۬ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَۗ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ
”Dan
tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka.
Dan sungguh Negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka
tidakkah kamu memahaminya?” (QS. Al-An'am (6): 32)
Serta semua apa yang
ada di Bumi akan Musnah dan semua yang Bernyawa pun akan merasakan Mati, akan
tetapi hanya Allah Ta`ala yang kekal, Seperti Firman-Nya di dalam Al-Quran,
Surah Ar-Rahman (55) Ayat 26-27;
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (26) وَيَبْقَى وَجْهُ
رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (27)
“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu
yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar Rahman (55): 26-27)
Lalu setiap yang Bernyawa
akan merasakan Mati, seperti Firman-Nya dalam Al-Quran, Surah Ali-`Imran (3),
Ayat 185;
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati.” (QS. Ali Imran (3): 185)
![]() |
| Hukum dalam Islam (Syari`at) Mengidolakan Non-Muslim (K-pop) |
Syari`at
Islam juga Melarang dengan tegas untuk Menggemari
(Fans) dari Orang-orang Non-Muslim dalam Bentuk Apapun, Sama seperti halnya K-pop, Ingatlah di antara mereka
Bukanlah Orang-orang Muslim yang juga menyembah satu Tuhan, yaitu Allah. Meskipun
orang Non-Muslim tetap menghargai Orang-orang Muslim akan tetapi kita sebagai
Muslim tidak Selayaknya untuk Mencintai mereka sampai Melebihi daripada Allah
dan Rasul-Nya seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. Dan sebagai Umat
Muslim juga mempunyai Hak untuk saling Menyayangi satu sama lainnya dan tidak
pandang Ras (Negara, Suku, Budaya) maupun Agama, inilah Islam bersifat Rahmah
(Kasih Sayang) dan senantiasa menebar Kasih Sayang.
Syari`at Islam juga melarang dengan tegas untuk Menyerupai Suatu kaum,
Meniru-niru dari suatu Kaum tentunya dari Non-Muslim (Kafir).
Dari Amr ibn Syu’aib dari bapaknya
dari kakeknya bahwasanya Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ
تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا لَا تَشَبَّهُوا بِالْيَهُودِ وَلَا بِالنَّصَارَى فَإِنَّ
تَسْلِيمَ الْيَهُودِ الْإِشَارَةُ بِالْأَصَابِعِ وَتَسْلِيمَ النَّصَارَى
الْإِشَارَةُ بِالْأَكُفِّ
“Bukan termasuk golongan kami
siapa yang menyerupai kaum selain kami. Janganlah kalian menyerupai Yahudi,
juga Nashrani, karena sungguh mereka kaum Yahudi memberi salam dengan isyarat
jari jemari, dan kaum Nasrani memberi salam dengan isyarat telapak tangannya” (HR
Tirmidzi, hasan)
Dari Ibn Umar beliau berkata,
“Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa menyerupai suatu
kaum maka ia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Dawud, hasan)
Telah Jelaslah
dari Dalil-Dalil tersebut yang telah Tertera dari Penjelasan tersebut, bahwa di
larang dengan jelas dan Tegas untuk Menyerupai Suatu Kaum (dari kaum Non-Muslim
ataupun yang keluar dari Islam), dan di larang pula apabila Mengidolakan (Fans)
dari Non-Muslim, yaitu untuk mengikut-ikutinya mulai dari Tren-tren nya, kebiasaannya,
pergaulannya, inilah yang di khawatirkan jika terlalu Mengidolakan Non-Muslim,
sama halnya dengan K-pop yang telah Mengglobal (Mendunia) dan Populer,
khususnya pula dalam kalangan Remaja Muslim agar tidak mengikuti Tren dan
Mengidolakan K-pop yang mana di antara mereka pada dasarnya adalah bukan
Beragama Muslim, dan jika menyerupai suatu kaum maka ia termasuk dari
golongannya, dengan kata lain jika yang diserupai tersebut (yang di ikuti)
adalah dari kaum Non-Muslim, maka ia termasuk pula dari golongannya
(Non-Muslim) yang artinya keluar dari Islam, Na`udzubillah.
Kesimpulan
:
K-pop dalam Dunia
Musik memang yang terpopuler di Dunia, dan termasuk Indonesia pula dari
Generasi-generasi Muda juga tidak sedikit yang telah Mengidolakan K-pop, mulai
dari mengambil dari bentuk Foto maupun Video dari Media Sosial, dan
Mengidolakannya secara berlebihan, jangan sampai mencintai dan mengidolakannya
sampai-sampai melupakan Agama dan melebihi daripada Allah dan Rasul-Nya. Dan sadarlah
bahwa semua yang ada di Dunia ini hanyalah sebagai Perhiasan dan Cobaan, akan
tetapi orang yang mempunyai akal yang sehat lagi Beriman dan Bertakwa akan
mendapat Pelajaran yang Bermanfaat dan meninggalkan Segala yang Mudharat
(Bahaya) baginya maupun orang lain, dan hanya orang-orang yang Berpikiran
Sehatlah yang dapat mengambil `Ibrah (pelajaran) dari Semua Hikmah ataupun Peristiwa, dan tidak
mementingkan Dunia, dan berpegangan teguh dan berpedoman hanya kepada Petunjuk Al-Quran dan As-Sunnah Nabi
Shallallahu `alaihi wasallam. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Dunia ini hanyalah
Permainan dan Senda Gurau, akan tetapi Negeri Akhirat adalah jauh lebih baik
dan kekal, dan Surga yang penuh Kenikmatan yang di Janjikan oleh Allah Ta`ala untuk
orang-orang Mukmin, yaitu yang selalu Menjaga diri dari berbuat Maksiat (Dosa) dan
selalu Kembali (Bertaubat) Kepada Allah seta selalu Bertakwa dan Bertawakkal
Kepada-Nya, itulah sebaik-baik tempat kembali, yakni Jannatun Na`im (Surga yang
penuh Kenikmatan).
![]() |
| K-pop berpengaruh bagi Para Pemuda dan Islam adalah Pemecah dari segala Permasalahan |
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت
أستغفرك وأتوب إليك
والله أعلم بالصواب
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bagi yang ingin Sharing dan Konsultasi tanya jawab seputar Permasalahan Agama lewat No. WhatsApp:
0812 1647 8961
Atau melewati E-mail:
rizkyakbarmaulana12@gmail.com
Berikut Video Penjelasan Seputar Fans K-Pop oleh Ustadz Syafiq Rea Basalamah:
Kunjungi Pula Blog Website Dakwah Media Sosial karya Pribadi untuk mengikuti Dakwah Media Sosial Selanjutnya:
Penulis :
Rizky Akbar Maulana
Jawa timur, Surabaya
Senin, 04 Maret 2019
Masehi/
27 Jumadil akhir 1440
Hijriyah






Komentar
Posting Komentar